Australia Bantu Rp 21,25 Triliun

By diknas01gowa

Jakarta – Sinar Harapan,11082008. Australia akan memberi bantuan mencapai 2,5 miliar dolar Australia atau sekitar Rp 21,25 triliun dalam lima tahun mendatang. Bantuan tersebut untuk mengentaskan kemiskinan serta prioritas pembangunan ekonomi dan sosial di Indonesia.
Salah satu proyek utama dalam kemitraan Indonesia-Australia adalah inisiatif senilai 328 juta dolar Australia atau sekitar Rp 2,79 triliun untuk memperbaiki jalan sepanjang ratusan kilometer dan jembatan-jembatan di 10 provinsi di wilayah Indonesia Timur. Penawaran tender akan diumumkan selama Agustus, sehingga konstruksi perbaikan dapat dimulai dalam 25 proyek jalan pertama.
Selain infrastruktur, Australia juga menyediakan dana untuk memperbaiki atau membangun 2.000 Sekolah Menengah Pertama di Indonesia. Menlu Stephen Smith bersama Menlu RI Hassan Wirajuda, Selasa (12/8), akan meresmikan Gedung SMP N 4 Pallangga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, yang dibangun dalam kerangka Australia-Indonesia Basic Education Program (AIBEP).
Peresmian bersama sekolah ini secara simbolis mewakili 1.000 gedung sekolah yang dibangun sejak tahun 2006. Setelah meresmikan sekolah, kedua Menlu akan melanjutkan program di Sulawesi Selatan, dengan meninjau Cocoa Project-Small Holder Agribusiness Development Innisiative (SADI).
SADI adalah program kerja sama Indonesia-Australia yang dirancang untuk membantu pelatihan keterampilan petani di sejumlah provinsi di wilayah Indonesia Timur, termasuk Sulawesi Selatan. Selain bertemu Menlu RI, Menlu Stephen Smith juga akan bertemu dengan Menko Polkam Widodo AS, pejabat Menko Perekonomian, dan Kelompok Pengusaha Australia di Jakarta.
Menlu Smith juga akan menyampaikan presentasi mengenai hubungan bilateral Indonesia dan Australia di Gedung Center for Strategic and International Studies (CSIS). Menlu Smith juga menyampaikan kekhawatirannya atas hukuman mati tiga dari sembilan warganya yang terlibat dalam kasus Bali Nine. Sementara itu, Menlu Hassan Wirajuda menyatakan harapannya atas pemulangan beberapa dari 43 warga Papua yang pernah meminta suaka ke Negeri Kanguru itu.(natalia santi)

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan